Cari Blog Ini

Memuat...

Jumat, 12 Maret 2010

SISTEM ENDOKRIN

Kelenjar endokrin adalah organ yang menghasilkan sekresi yang disebut hormon yang dialirkan secara langsung ke dalam aliran darah dan sel-sel glandular, dan merupakan kelenjar buntu tanpa saluran.
Hormon adalah kesatuan organik yang dihasilkan oleh kelenjar dari substansi yang di bawa darah.
Yang termasuk kelenjar endokrin adalah

  • Hipofisis
  • Tiroid
  • Paratirroid
  • Timus
  • Pankreas
  • Adrenal
HIPOFISIS
  • Terletak di fossa hipofisis tulang sfenoid pada basis tengkorak
  • Diikat oleh badan neural ke chiasma optik di dasar otak (adeno hipofisis)
  • Terdiri dari satu lobus anterior dan satu lobus posterior (lobus neural)
  • Lobus anterior merupakan kelenjar endokrin dalam arti yang sebenarnya
  • Lobus posterior berasal dari otak dan terdiri dari jaringan saraf
  • Lobus anaterior berhubngan langsung dengan hipotalamus

Lobus anterior menghasilkan
  • Hormon perangsang tiroid (TSH)
  • Hormon adrenokortikotrofik (ACTH)
  • Somatotropin
  • Hormon perangsang folikel (FSH)
  • Hormon lueteinizing(LH)
  • Prolaktin
Lobus posterior menghasilkan
  • Oksitosin
  • Hormon antidiuretik (ADH)
TIROID
  • Terletak di depan dan disisi leher berhadapan dengan vertebra servikalis bawah dan torakal pertama
  • Terdiri dari 2 lobus yaitu satu lobus pada setiap sisi kelenjar di hubungkan dengan bagian sempit yang disebut istmus , yang menyilang di depan trakea tepat di bawah laring
  • Di bentuk dari sejumlah folikel tertutup yang mengandung materi kuning semi cair yang di sebut koloid
  • Sel-selnya menghasilkan hormon tiroksin dan triyodotironin (T4 dan T3)
PARATIROID
  • Berada di antara batas posterior lobus kelenjar tiroid dan kapsulnya
  • Memiliki ukuran sebesar buah pir dan biasanya berjumlah empat
  • Dua buah di belakang masing –masing lobus
  • Menghasilkan hormon parathormon yang mengatur distribusi dan metabolisme kalsium dan fosfor di dalam tubuh
TIMUS
  • Terletak di bagian bawah leher dan dada antara paru-paru di atas jantung
  • Ukuran bervariasi sesuai usia dan bertumbuh sampai anak berusia 2 tahun
  • Kemudian kelenjar ini akan mengerut sehingga pada orang dewasa hanya ditemukan sisa fibrosa
  •  Ketika perkembangan penuh akan berwarna merah muda kehijauan
  • Terdiri dari 2 atau 3 lobus
  • Struktur menyerupai nodus limfe
  • Berat nya 10 s/d 40 gram sebelum kelenjar ini mengerut
PANKREAS
  • Merupakan kelenjar berwarna merah muda keabuan dengan panjang 12 s/d 15 cm dan secara transversal membentang pada dinding abdomen posterior di belakang lambung
  • Kepala kelenjar berada dalam curva duodenum.
  • Ekor kelenjar berada di sejauh limpa
  • Pankreas di mulai dengan sambungan duktus kecil dari lobulus pankreaws di ekor dan berjalan dari kiri ke kanan melalui kelenjar menerima semua duktus..
  • Bagian kepala dibungkus oleh duktus empedu yang biasanya terbuka ke dalam duodenum pada ampula hepato pankreatik
  • Pankreas terdiri dari lobulus yag masing-masing terdiri dari satu pembuluh kecil yang mengarah pad duktus utama yaitu duktus Wirsungi dan duktus Santorini, dan berakhir pad sejumlah alveoli
  • Alveoli di lapisi oleh sel yangmenyekresi enzim yang disebut tripsinogen, amilase danlipase.
  • Di antara alveoli di temukan sel yang disebut pulau sel intralveolar (Pulau Langerhan) yang mensekresi suatu hormon yang masuk langsung ke dalam aliran darah
  • Tipe selnya ada 2 yaitu sel Beta dan sel Alfa
ADRENAL
  • Berada di atas dan di bagian depan ujung setiap ginjal di belakang peritonium
  • Dikelilingi jaringan arealor yang mengandung sejumlah lemak
  • Setiap kelanjar terdiri dari 2 keelnjar endokrin yang terpisah yaitu bagian dalam di sebut medula dan bagian luar disebut dengan korteks.
Korteks adrenal
  • Mineralokortikoid
  • Glukokortikoid
  • Hormon seks

Medulla
  • Adrenalin
  • Noradrenalin